Blog

Cara trading menggunakan Time Frame 5 Menit dengan Stochastic dan DPO (Detrended Price Oscillator)

Pada edisi kali ini kita akan mencoba trading dengan menggunakan indikator stochastic dipadukan dengan DPO (Detrended Price Oscillator).

Seperti yang kita tahu bahwa penggunaan indikator stochastic sangat penting dalam menentukan awal trading. Dengan menggunakan skala untuk mengukur besarnya perubahan antara harga-harga penutupan pada satu periode ke periode berikutnya, indikator Stochastic memberikan prediksi kemungkinan pergerakan arah trend yang sedang berlangsung. Dengan mengacu pada skala tersebut pula, trader bisa melihat sinyal trading yang diberikan indikator Stochastic.

Penggunaan stochastic bisa dipadu dengan DPO (Detrended Price Oscillator). Detrended Price Oscillator (DPO) adalah indikator siklus oscilasi yang lagging (terlambat), yang dikembangkan untuk mengidentifikasi pergeseran siklus dalam ekuitas dengan menghilangkan tren menyeluruh dari aksi harga (PA), sehingga dinamakan Detrended Price Oscillator.

DPO mengidentifikasi siklus dalam aksi harga (PA) yang mendasari dengan membandingkan harga masa lalu dengan pergerakan rata-rata sederhana (SMA). Hasilnya adalah sebuah oscilator yang bergerak di atas dan di bawah garis nol seiring harga yang bergerak di atas dan di bawah SMA. Hal ini membuat lebih mudah untuk mengidentifikasi panjang siklus, serta kondisi overbought atau oversold. Intinya, DPO menghitung selisih antara harga dasar ekuitas dan rata-rata bergerak sederhana dari harga tersebut.

Kita menggunakan TF (Time Frame) 5 sebagai acuan dalam trading. Mengapa kita menggunakan TF tersebut ? Kita semua tahu bahwa semakin tinggi TF maka semakin akurat dalam menentukan arah pergerakan suatu pasar, inilah yang menyebabkan TF 5 kita gunakan dalam trading.

Video tentang strategi ini bisa anda lihat di bawah ini :